Membedah Yamaha M06 ala Si Angga
Membedah si Yamaha M06
Kelihatannya saat ini merupakan kembalinya jaman kejayaan synthesizer, seperti halnya era 80an banyak sekali jenis-jenis keyboard yang beraliran synthesizer. Sebut saja keyboard Yamaha PSS 470. Di sekitar tahun 1987, keyboard ini menjadi salah satu luncuran synthesizer dari Yamaha. Pabrikan Yamaha juga tidak kalah canggih dengan sound-sound electronya.
Yang akan kita bedah kali ini keyboard besutan dari Yamaha, berseri M06. Seri terbaru ini bakal menjadi pesaing synthesizer-synthesizer sekelasnya, bahkan dipasaran eropa dan amerika jika ingin pesan harus indent lama, penasaran kan?? Mari kita bedah, tapi kalo bingung, sambil lihat gambar atau fotonya ya…
nih poto kerennya,maklum yang diatas pake kamera cupu,hehehehe
Fitur
Yamaha M06 ini termasuk keyboard multi timbral system. Jadi kita dapat meng-compose sebuah lagu dalam 16 part pada satu waktu. Memanfaatkan phase track 16 channel part multi timbralnya.Dalam synthesizer ini tersedia fitur arpeggio dan efek-efek preset x 1787 types, User x 256 types yang dapat bersyncronize dengan MIDI serta dapat menset chord memori. Fasilitas ini juga terdapat dalam keyboard kelas atas seperti Motif ES, dan X. Yang tak kalah menariknya terdapat pula potensio pengaturan seperti effect & filter system berupa 18 types (Filter), Reverb x 20 types, Chorus x 49 types, Insertion (A, B) x 116 types x 3 blocks,Master Effect x 8 types, Master Equalizer (5 bands), Part EQ (3 bands, stereo). Termasuk decay, attack dan release. Decay merupakan pengertian untuk panjang bunyi pada not atau chord yang ditekan. Attack ialah pengaturan awal bunyi, sedangkan release ialah panjang waktu yang digunakan saat note/tuts ditekan dan menghasilkan suara Panjang tersebut. Seperti untuk synthesizer semua parameternyavalue nya (-64 ~+63). Kapasitas penyimpanan 175MB (16-bit linear format), berikut dengan 1,859 waveforms, maximum polyphony 124 notes, semua dapat berekspresi pada Yamaha M06 ini. Sedang untuk mengembangkan di MIDI, keyboard ini memakai format SMF (Standart Midi Format) versi 0 atau 1. Kecanggihan keyboard ini juga bisa kita rasakan saat kita bermain main dengan software pada komputer, seperti Cubase SX 3, SQ01 V2, SONAR 4, MO6/8/MOTIF ES/MOTIF-RACK ES/MOTIF- RACK/S90 ES Multi Part Editor pada windows. Lalu pada machintos Cubase SX 3, Logic Pro 7, Digital Performer 4.52, MO6/8/MOTIF ES/MOTIF-RACK ES MOTIF-RACK/S90 ES Multi Part Editor. Disini juga kita dapat menemukan 64 songs serta Mixing voices berisi 16 per pattern (256 maximum) berikut Mixing templates sebanyak 32 jenis. Jadi buat para music digital mania tak bakalan kehilangan momen untuk berekspresi antara keyboard dan komputernya. Sekedar info, bahwa setiap tangga nada mempunyai alur fingering yang berbeda. Jadi salah satu yang hilang dari tombol keyboard ini adalah tombol transpose-nya. Kemana ya? Menurut kami untuk pemula yang ingin mencoba keyboard ini dirasa cukup sulit karena pemula yang terbiasa dengan
alur nada C akan kesulitan mencarinya. Tapi ada pandangan positif lain dari kami, yaitu keyboard ini dikhususkan untuk para musisi atau arranger level menengah ke atas. Selain itu, gunanya agar para pemula mau belajar keys dari berbagai nada tidak hanya C = do tetapi dapat bermain melalui D, E, F dst.
Segi System Suara
Setelah mencoba sistem soundnya, dapat dirasakan suaranya mampu menghasilkan tone-tone generatornya yang baik, dengan karakter kental khas Yamaha. Hasil dari tone generatornya dapat membangun imajinasi kita dalam berekspresi dan berkarya pada saat proses recording. Bahkan, untuk performance dipanggung atau di studio, terlebih jika
pemakaian pada instrumen-instrumen akustiknya. Great sound! Ada 8 tombol yang dikelompokan berdasarkan sound, agar mempermudah kita mencari apa yang kita mau Pre-1 = A. Piano, Pre-2 = keyboard, Pre-3 = Organ, Pre-4 =Guitars/Plucked, User 1 = Bass, User 2 = string, User 3 = Brass, User 4 = reed/Pipe. Serta dilengkapi tombol tombol untuk synthesizer seperti : A = Syn Lead, B = Syn Pad, C = Syn Comp Syn Drum, D = Chromatic/Percussion, E = drum/percussion, F = Musical Effect, G = SE, H = Comb.
Dari sisi penamaan, ada beberapa nama sound yang cukup membingungkan, tetapi menurut kami inilah kelebihan atas variatifnya jenis jenis suara synthesizer yang disajikan Yamaha untuk memanjakan para penggunanya. Sementara untuk suara sound akustiknya, seperti biasa Yamaha selalu mempunyai kelebihan untuk suara pianonya begitu tebal, seolah sound grand piano menjadi salah satu kekhassan setiap produk Yamaha, apapun jenisnya.
Segi Permainan
Yamaha M06 mempunyai 5 oktaf tuts, dan touch respon. Touching-nya terasa enak sekali, sehingga dapat menciptakan mood dalam permainan khususnya untuk memainkan musik melodius atau melankolis. Adanya tombol oktaf setting membuat low dan high nya dapat mengkover di semua area. Seperti biasa, untuk synthesizer, posisi bagian atas biasanya dipakai untuk mengcover suara-suara lead saat bermain band. Dengan balutan LCDnya 240 x 64 dot graphic backlit LCD, memudahkan kita saat bermain di panggung pada malam hari, ataupun di studio dengan pencahayaan yang gelap.
Kesimpulan
Dahsyat! Secara umum, keyboard ini termasuk salah satru yang terbaik. Tombol rotarynya yang didisain sesuai dengan feel synthesizer membuat mood untuk bermain dan berkarya menjadi semakin bersemangat. Bobot dan ukurannya yang simple membuat
keyboard ini mudah untuk di bawa kemanapun kita bermain. Untuk integrasi dengan aplikasi-aplikasi di Windows maupun machintos, keyboard ini sangat kompatible. (AF)



Recent Comments